INSTALASI UBUNTU SERVER 24.04 LTS
Salah satu sistem operasi Linux yang populer adalah Ubuntu. Ubuntu punya dua jenis: Ubuntu Desktop dan Ubuntu Server.
-
Ubuntu Desktop sudah dilengkapi tampilan antarmuka (GUI), jadi lebih mudah dipakai untuk kegiatan sehari-hari seperti browsing, nonton, atau kerja biasa di komputer.
-
Ubuntu Server biasanya dipakai untuk keperluan server, misalnya untuk website atau jaringan perusahaan. Secara bawaan, tidak ada tampilannya (GUI), jadi semuanya dioperasikan lewat perintah teks (command line).
Sekarang, versi terbaru Ubuntu Server yang punya dukungan jangka panjang (LTS) adalah 24.04. Kamu bisa download file instalasinya di sini: https://ubuntu.com/download/server. Ukurannya sekitar 3 GB.
Spesifikasi Minimal Ubuntu Server 24.04
Untuk bisa menginstal Ubuntu Server 24.04, setidaknya dibutuhkan:
-
CPU: 1 GHz
-
RAM: 1 GB
-
Penyimpanan: 5 GB
Tapi spesifikasi ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Pada contoh ini, kita akan pakai:
Cara Instalasi di Server Fisik
Kalau mau instal langsung di server (bukan virtual machine), kamu butuh USB bootable.
1. Pas pertama kali installer-nya jalan, bakal muncul tampilan awal (lihat gambar 1). Langsung aja pilih opsi paling atas, ‘Try or Install Ubuntu Server’, biar lanjut ke proses install.
2. Langkah berikutnya pilih bahasa (lihat gambar 2). Sebenarnya ada opsi Bahasa Indonesia, tapi di sini kita pilih English.
3. Kalau server kamu ada internetnya, installer bakal ngecek apakah ada versi terbaru (lihat gambar 3). Kamu bisa pilih mau update sekalian atau lanjut pakai versi yang ada di installer. Di contoh ini, kita nggak pilih update.
4. Tahap selanjutnya yaitu Keyboard layout. Kita langsung done aja.
5. Karena kita bakalan install ubuntu server kita langsung aja done tidak perlu dirubah lagi.
6. Untuk Network Configurationnya kita bisa langsung done aja gaperlu ngerubah apa-apa.
7. Proxy Configurationnya langsung done aja.
8. Ubuntu achive mirror configurationnya kita bisa langsung done dan continue aja.
9. Disini kita bakalan mengatur storagenya jangan kalau mau lebih gampang bisa pilih yang otomatis. Tetapi contoh disini kita pakai yang Custom.
10. Buat partisi Swap sebesar 4G dan sisanya kita pakai untuk partisi root ( / ).
 |
Pilih bagian free sapce untuk membuat partisi.
|
Untuk membuat partisi root ( / ) caranya sama dengan membuat partisi swap.
Bisa di lihat di gambar kalau partisi swap sudah terbuat dan untuk sisa free spacenya kita gunakan sebagai partisi root. ( Jika ingin menambahkan partisi /home juga boleh ).
Jika semua partisi sudah diatur jangan lupa done dan continue.
11. Selanjutnya kita isi profil configurationnya ( nama bebas, pasword minimal 8 - 16 karakter ).
12. Tampilan berikutnya adalah opsi untuk upgrade ke Ubuntu Pro untuk mendapatkan layanan keamanan tambahan (subscription). Opsi ini bisa dilewati (Skip for now).
13. Tahapan selanjutnya adalah opsi untuk sekaligus instal layanan SSH. Kita langsung done aja.
14. Pada tahapan selanjutnya, kita juga dapat memilih service atau aplikasi yang ingin kita pasang. Setelah tahapan ini yaitu proses instalasi. Lalu done.
15. Kalau instalasi sudah selesai, bakal muncul tombol ‘View full log’ dan ‘Reboot Now’ (gambar 14). Pilih ‘Reboot Now’, terus jangan lupa cabut media instalasi, lalu tekan Enter.
16. Untuk masuk ke Ubuntu Server yang baru selesai diinstal, gunakan username dan password yang sudah dibuat di langkah sebelumnya. Kalau login berhasil, tampilannya akan seperti di gambar.
Komentar
Posting Komentar